Mahasiswa Program Studi Linguistik Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Septivan Wismo Pratama, mahasiswa aktif dari UPN Veteran Jawa Timur, berhasil meraih Medali Perak dalam ajang kompetisi Bahasa Indonesia kategori mahasiswa perguruan tinggi pada tahun 2024. Dalam kompetisi tersebut, Septivan memperoleh skor 89 dan dinobatkan sebagai peraih medali perak setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dan sistematis.

Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, sehingga persaingan berlangsung secara kompetitif dan objektif. Setiap peserta diuji berdasarkan indikator akademik yang komprehensif, meliputi penguasaan teori Bahasa Indonesia, ketepatan analisis kebahasaan, kemampuan berpikir kritis, serta ketajaman argumentasi ilmiah. Selain itu, aspek ketelitian, ketepatan penggunaan kaidah bahasa, dan konsistensi logika dalam menjawab soal juga menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Dalam konteks tersebut, capaian Septivan menunjukkan bahwa ia memiliki kompetensi linguistik yang solid dan mampu mengaplikasikan pengetahuan secara terukur.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari proses persiapan yang matang. Sebelum mengikuti kompetisi, Septivan melakukan pendalaman materi secara intensif, memperbanyak latihan soal berbasis standar kompetisi nasional, serta aktif berdiskusi dengan dosen dan rekan sejawat. Pendekatan belajar yang terstruktur dan disiplin menjadi faktor pendukung utama dalam meningkatkan performanya. Di sisi lain, program studi memberikan dukungan akademik melalui pendampingan, pengarahan materi, serta motivasi agar mahasiswa dapat tampil optimal dalam ajang kompetitif.
Ketua Program Studi Linguistik Indonesia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti konkret bahwa mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional dan menunjukkan kualitas akademik yang unggul. Keberhasilan Septivan dipandang tidak hanya sebagai capaian individual, tetapi juga sebagai representasi mutu pembelajaran yang diterapkan di lingkungan program studi. Sistem pembelajaran yang berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL) dinilai efektif dalam membentuk kompetensi konseptual dan aplikatif mahasiswa.

Lebih lanjut, program studi menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim akademik yang produktif, kompetitif, dan kolaboratif. Partisipasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi ilmiah akan terus didorong sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas lulusan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan akademik, serta berani menguji kemampuan pada level yang lebih tinggi.
Capaian Medali Perak ini juga memperkuat citra positif Program Studi Linguistik Indonesia sebagai ruang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap tantangan akademik kontemporer. Dengan dukungan dosen yang kompeten dan mahasiswa yang memiliki semangat berprestasi, program studi optimistis dapat terus melahirkan generasi akademisi muda yang unggul di bidang kebahasaan. Keberhasilan Septivan Wismo Pratama menjadi simbol kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa, dosen, dan institusi dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada mutu dan daya saing nasional.
