{"id":2435,"date":"2024-11-04T22:13:26","date_gmt":"2024-11-04T15:13:26","guid":{"rendered":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/?p=2435"},"modified":"2024-11-04T22:13:26","modified_gmt":"2024-11-04T15:13:26","slug":"arti-kata-apateu-dalam-lagu-kolaborasi-rose-blackpink-dan-bruno-mars","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/arti-kata-apateu-dalam-lagu-kolaborasi-rose-blackpink-dan-bruno-mars\/","title":{"rendered":"Arti Kata &#8220;Apateu&#8221; dalam Lagu Kolaborasi Ros\u00e9 BLACKPINK dan Bruno Mars"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"724\" src=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled6_20241104105656_edit_27756074007742-1024x724.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2436\" style=\"width:362px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled6_20241104105656_edit_27756074007742-1024x724.png 1024w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled6_20241104105656_edit_27756074007742-300x212.png 300w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled6_20241104105656_edit_27756074007742-768x543.png 768w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled6_20241104105656_edit_27756074007742.png 1417w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Lagu terbaru kolaborasi antara Ros\u00e9 Blackpink dan Bruno Mars berjudul &#8220;APT&#8221; sukses menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar musik. Salah satu lirik yang paling menarik perhatian adalah pengulangan kata &#8220;apateu&#8221;. Dengan memasukkan kata &#8220;apateu&#8221; dalam lagunya, Ros\u00e9 dan Bruno Mars berhasil menciptakan tren baru dan membuat lagu mereka semakin menarik. Dan hal tersebut juga membuat banyak penggemar penasaran dengan arti di balik kata tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Apateu&#8221; dalam bahasa Korea secara umum berarti &#8220;apartemen&#8221;, sama seperti dalam bahasa Indonesia kata ini merupakan serapan dari bahasa Inggris yaitu &#8220;apartment&#8221;. Namun, dalam konteks lagu &#8220;APT&#8221;, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Dalam lagu ini, &#8220;apateu&#8221; tidak hanya merujuk pada apartemen secara fisik, tetapi juga pada sebuah permainan tangan yang populer di kalangan anak muda Korea Selatan. Permainan ini biasanya dilakukan sambil minum soju bersama teman-teman.<\/p>\n\n\n\n<p>Permainan &#8220;apateu&#8221; ini dilakukan dengan cara menumpuk tangan secara bergantian sambil mengikuti irama lagu. Gerakan sederhana ini menjadi sangat menyenangkan dan menjadi bagian dari budaya minum-minum di Korea. Video klip &#8220;APT&#8221; yang diunggah di akun youtube milik Ros\u00e9 sendiri sudah ditonton ratusan juta kali dan terus mendominasi tangga lagu. Lagu ini berhasil menembus Top 10 Billboard Hot 100, dan juga telah membuat Ros\u00e9 Blackpink Menjadi Artis Kpop Wanita dengan Peringkat Tertinggi di Billboard Hot 100.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: LKN<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lagu terbaru kolaborasi antara Ros\u00e9 Blackpink dan Bruno Mars berjudul &#8220;APT&#8221; sukses menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar musik. Salah satu lirik yang paling menarik perhatian adalah pengulangan kata &#8220;apateu&#8221;. Dengan memasukkan kata &#8220;apateu&#8221; dalam lagunya, Ros\u00e9 dan Bruno Mars berhasil menciptakan tren baru dan membuat lagu mereka semakin menarik. Dan hal tersebut juga membuat banyak penggemar penasaran dengan arti di balik kata tersebut. &#8220;Apateu&#8221; dalam bahasa Korea secara umum berarti &#8220;apartemen&#8221;, sama seperti dalam bahasa Indonesia kata ini merupakan serapan dari bahasa Inggris yaitu &#8220;apartment&#8221;. Namun, dalam konteks lagu &#8220;APT&#8221;, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Dalam lagu ini, &#8220;apateu&#8221; tidak hanya merujuk pada apartemen secara fisik, tetapi juga pada sebuah permainan tangan yang populer di kalangan anak muda Korea Selatan. Permainan ini biasanya dilakukan sambil minum soju bersama teman-teman. Permainan &#8220;apateu&#8221; ini dilakukan dengan cara menumpuk tangan secara bergantian sambil mengikuti irama lagu. Gerakan sederhana ini menjadi sangat menyenangkan dan menjadi bagian dari budaya minum-minum di Korea. Video klip &#8220;APT&#8221; yang diunggah di akun youtube milik Ros\u00e9 sendiri sudah ditonton ratusan juta kali dan terus mendominasi tangga lagu. Lagu ini berhasil menembus Top 10 Billboard Hot 100, dan juga telah membuat Ros\u00e9 Blackpink Menjadi Artis Kpop Wanita dengan Peringkat Tertinggi di Billboard Hot 100. Penulis: LKN<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,13],"tags":[422,408,424,428,429,411,425,426,427,423],"class_list":["post-2435","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hiburan-entertainment","category-kata-kita","tag-apateu","tag-artikata","tag-blackpink-2","tag-brunomars","tag-entertainment-2","tag-hiburan-2","tag-kpop-2","tag-lagu","tag-pop","tag-rose"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435"}],"collection":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2435"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2437,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions\/2437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}