{"id":2495,"date":"2024-11-18T08:10:50","date_gmt":"2024-11-18T01:10:50","guid":{"rendered":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/?p=2495"},"modified":"2025-12-10T16:50:01","modified_gmt":"2025-12-10T09:50:01","slug":"arti-kata-kawaii-dalam-bahasa-jepang-yang-lebih-dari-sekadar-imut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/arti-kata-kawaii-dalam-bahasa-jepang-yang-lebih-dari-sekadar-imut\/","title":{"rendered":"Arti Kata &#8220;Kawaii&#8221; dalam Bahasa Jepang yang Lebih dari Sekadar Imut"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"724\" src=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10-1024x724.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2496\" srcset=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10-1024x724.png 1024w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10-300x212.png 300w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10-768x543.png 768w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10-1536x1086.png 1536w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/11\/Untitled10.png 1754w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>\tIstilah &#8220;kawaii&#8221; (\u53ef\u611b\u3044) yang berasal dari bahasa Jepang semakin populer di seluruh dunia, terutama di kalangan penggemar budaya Jepang atau yang juga sering disebut dengan istilah &#8220;wibu&#8221;. Kata ini sering diterjemahkan secara sederhana sebagai &#8220;imut&#8221;, namun makna &#8220;kawaii&#8221; jauh lebih kaya dan kompleks dari itu.  Selain imut, dalam bahasa Jepang &#8220;kawaii&#8221; juga sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menggemaskan, lucu, dan menghibur.<\/p>\n\n\n\n<p>\t&#8220;Kawaii&#8221; tidak hanya merujuk pada penampilan fisik yang menarik, tetapi juga pada perasaan positif yang timbul ketika melihat atau mengalami sesuatu yang dianggap menggemaskan. Konsep &#8220;kawaii&#8221; mencakup berbagai aspek, mulai dari desain karakter anime dan manga, fashion, hingga gaya hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>\tFenomena &#8220;kawaii&#8221; telah melampaui batas negara dan budaya, era globalisasi seperti sekarang ini menjadikan &#8220;kawaii&#8221; sebagai sumber inspirasi berbagai tren di seluruh dunia. Mulai dari karakter-karakter animasi yang menggemaskan hingga produk-produk bertema &#8220;kawaii&#8221; seperti boneka, produk fashion, hingga produk kosmetik. Pengaruh budaya Jepang ini terus memikat hati banyak orang dari berbagai usia dan bahkan juga dari berbagai latar kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penulis: LKN<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Istilah &#8220;kawaii&#8221; (\u53ef\u611b\u3044) yang berasal dari bahasa Jepang semakin populer di seluruh dunia, terutama di kalangan penggemar budaya Jepang atau yang juga sering disebut dengan istilah &#8220;wibu&#8221;. Kata ini sering diterjemahkan secara sederhana sebagai &#8220;imut&#8221;, namun makna &#8220;kawaii&#8221; jauh lebih kaya dan kompleks dari itu. Selain imut, dalam bahasa Jepang &#8220;kawaii&#8221; juga sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menggemaskan, lucu, dan menghibur. &#8220;Kawaii&#8221; tidak hanya merujuk pada penampilan fisik yang menarik, tetapi juga pada perasaan positif yang timbul ketika melihat atau mengalami sesuatu yang dianggap menggemaskan. Konsep &#8220;kawaii&#8221; mencakup berbagai aspek, mulai dari desain karakter anime dan manga, fashion, hingga gaya hidup. Fenomena &#8220;kawaii&#8221; telah melampaui batas negara dan budaya, era globalisasi seperti sekarang ini menjadikan &#8220;kawaii&#8221; sebagai sumber inspirasi berbagai tren di seluruh dunia. Mulai dari karakter-karakter animasi yang menggemaskan hingga produk-produk bertema &#8220;kawaii&#8221; seperti boneka, produk fashion, hingga produk kosmetik. Pengaruh budaya Jepang ini terus memikat hati banyak orang dari berbagai usia dan bahkan juga dari berbagai latar kehidupan. Penulis: LKN<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":2496,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[408,450,448,447],"class_list":["post-2495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kata-kita","tag-artikata","tag-bahasajepang","tag-jepang","tag-kawaii"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2495"}],"collection":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2495"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2497,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2495\/revisions\/2497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}