{"id":780,"date":"2024-09-26T08:55:43","date_gmt":"2024-09-26T01:55:43","guid":{"rendered":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/?p=780"},"modified":"2024-10-11T18:15:18","modified_gmt":"2024-10-11T11:15:18","slug":"debat-panas-pandji-pragiwaksono-dengan-host-total-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/debat-panas-pandji-pragiwaksono-dengan-host-total-politik\/","title":{"rendered":"Debat Panas Pandji Pragiwaksono dengan Host Total Politik"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"780\" class=\"elementor elementor-780\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-6d0438bc e-flex e-con-boxed wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no e-con e-parent\" data-id=\"6d0438bc\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7f95857 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"7f95857\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p><!-- wp:image {\"align\":\"center\",\"id\":781} --><\/p>\n<ul>\n<li class=\"wp-block-image aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" class=\"wp-image-781\" src=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/09\/image-3.jpeg\" alt=\"Potret tangkapan layar siniar Total Politik di Youtube. \" srcset=\"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/09\/image-3.jpeg 1024w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/09\/image-3-300x169.jpeg 300w, https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/09\/image-3-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><em><sup>Source:<\/sup><\/em> <sup>Potret tangkapan layar siniar Total Politik di<\/sup><em><sup> Youtube.<\/sup><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p><!-- \/wp:image --><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Pada episode siniar Total Politik yang tayang pada Selasa, 4 Juni 2024, berjudul\u00a0<em>Pandji Pragiwaksono Kaget Sama Jurus Andalan Prabowo?<\/em> memperlihatkan perdebatan sengit antara Pandji dan dua <em>host<\/em> Total Politik, Arie Putra dan Budi Adiputro, perihal dinasti politik. Awal mulanya ketika salah satu <em>host<\/em>, Arie Putra, menyatakan bahwa politik dinasti merupakan hak warga negara. Seketika Pandji terkejut oleh <em>statement<\/em> tersebut dan tegas menanyakan opini Arie, terkait dinasti politik yang besar kemungkinan akan diwariskan oleh keluarga Jokowi.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Pandji menyatakan bahwa dinasti politik tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun, karena ketakutan Pandji jika praktik dinasti politik itu dilakukan oleh tigkatan seperti Presiden, maka pejabat dibawahnya memungkinkan melakukan hal yang sama, para pejabat akan berkaca dan meniru pemimpinya. Hal tersebut sama saja dengan membiarkan kejahatan terjadi di pemerintahan, &#8220;gue sentimen sama Pak Jokowi karena dia adalah Presiden Republik Indonesia dan dia membiarkan praktik itu terjadi oleh anaknya sendiri tanpa ingat kalau dia mencontohkan itu di level presiden,&#8221; tegas Pandji.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Perdebatan semakin panas saat Arie mengatakan &#8220;gua sebagai warga negara konstitusional, dong, gua berbicara hak warga negara, gua punya opini, gua <em>Asian values<\/em>,&#8221; dirasa sudah tidak relevan lagi konteks pembicaraanya, Pandji sedikit kesal atas sikap Arie yang mendukung praktik dinasti politik dengan mengatakan bahwa itu sebuah nilai-nilai <em>Asian values<\/em>, Hak Asasi Manusia(HAM) dan <em>Human Right. <\/em>Sehingga Pandji mengeluarkan kalimat yang hingga sekarang menjadi kontroversial yaitu &#8220;<em>Man, cut that stupid sh*t<\/em>&#8221; setelah siniar itu <em>viral <\/em>banyak kritik dan hujatan yang dilontarkan masyarakat pada kanal <em>Youtube <\/em>Total Politik, dan penggunaan istilah <em>Asian Values <\/em>dan <em>Human Right<\/em>, sekarang digunakan sebagai bahan bercandaan oleh masyarakat dan beberapa pejabat.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>Penulis: Moh. Fikri Taufiqulhaq<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-63455b3 e-flex e-con-boxed wpr-particle-no wpr-jarallax-no wpr-parallax-no wpr-sticky-section-no e-con e-parent\" data-id=\"63455b3\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c63f1e elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5c63f1e\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.<\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada episode siniar Total Politik yang tayang pada Selasa, 4 Juni 2024, berjudul\u00a0Pandji Pragiwaksono Kaget Sama Jurus Andalan Prabowo? memperlihatkan perdebatan sengit antara Pandji dan dua host Total Politik, Arie Putra dan Budi Adiputro, perihal dinasti politik. Awal mulanya ketika salah satu host, Arie Putra, menyatakan bahwa politik dinasti merupakan hak warga negara. Seketika Pandji terkejut oleh statement tersebut dan tegas menanyakan opini Arie, terkait dinasti politik yang besar kemungkinan akan diwariskan oleh keluarga Jokowi. Pandji menyatakan bahwa dinasti politik tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun, karena ketakutan Pandji jika praktik dinasti politik itu dilakukan oleh tigkatan seperti Presiden, maka pejabat dibawahnya memungkinkan melakukan hal yang sama, para pejabat akan berkaca dan meniru pemimpinya. Hal tersebut sama saja dengan membiarkan kejahatan terjadi di pemerintahan, &#8220;gue sentimen sama Pak Jokowi karena dia adalah Presiden Republik Indonesia dan dia membiarkan praktik itu terjadi oleh anaknya sendiri tanpa ingat kalau dia mencontohkan itu di level presiden,&#8221; tegas Pandji. Perdebatan semakin panas saat Arie mengatakan &#8220;gua sebagai warga negara konstitusional, dong, gua berbicara hak warga negara, gua punya opini, gua Asian values,&#8221; dirasa sudah tidak relevan lagi konteks pembicaraanya, Pandji sedikit kesal atas sikap Arie yang mendukung praktik dinasti politik dengan mengatakan bahwa itu sebuah nilai-nilai Asian values, Hak Asasi Manusia(HAM) dan Human Right. Sehingga Pandji mengeluarkan kalimat yang hingga sekarang menjadi kontroversial yaitu &#8220;Man, cut that stupid sh*t&#8221; setelah siniar itu viral banyak kritik dan hujatan yang dilontarkan masyarakat pada kanal Youtube Total Politik, dan penggunaan istilah Asian Values dan Human Right, sekarang digunakan sebagai bahan bercandaan oleh masyarakat dan beberapa pejabat. Penulis: Moh. Fikri Taufiqulhaq Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[88,91,89,90,93,92],"class_list":["post-780","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik","tag-debat","tag-host","tag-pandji","tag-pandji-pragiwaksono","tag-politik","tag-total-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780"}],"collection":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=780"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":804,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/780\/revisions\/804"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/linguistik.upnjatim.ac.id\/dalamkata\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}